Empat hal yang dapat mengantarkan pada kesuksesan perlu kita ketahui. Hal yang mendasar bagi lahirnya suatu keahlian adalah perulangan. Itupun kalau berbicara mengenai keahlian, hal yang sama ketika kita menginginkan kesuksesan disetiap bidang yang kita jalani. Ketika kita hidup telah memiliki tujuan yang jelas, kita akan berusaha meraihnya.
Kerja Keras
Langsung saja, kita beranjak mengetahui hal pertama yaitu kerja keras. Ya, semua orang pasti tahu hal ini tetapi tidak ada salahnya jika kita membahasnya. Kerja keras berarti mengerjakan dengan sungguh-sungguh segala hal hingga sampai yang dituju. Atau dengan kata lain bekerja berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Kerja keras bukan hanya dengan fisik tetapi berpikir dan mencari jalan terbaik dengan sungguh-sungguh juga termasuk bagian darinya. Tipikal sifat ini dimiliki setiap pribadi sukses, sebagai contoh bill gates, walau dikeluarkan dari kampusnya tetapi tetap berusaha keras menghasilkan sesuatu sesuai yang dicita-citakan.
Seseorang dapat memiliki sifat ini dengan beberapa hal. Niat yang suci atau tulus diperlukan agar kemampuan ini dapat muncul. Hendaklah sebelum memulai suatu pekerjaan atau usaha kita meluruskan niat, salah satu adalah untuk ibadah pada Alloh SWT. Awali dan akhiri dengan doa, karena kita manusia diciptakan oleh Tuhan dan diatur olehNya. Kita harus menyadari bahwa kita bangga dengan hasil usaha kita daripada menggantungkan orang lain, dengan memiliki sikap seperti ini membuat kita bersemangat untuk berkarya. Bekerja dengan sungguh-sungguh, baik dan benar akan menjadi ciri khas dari orang yang memiliki sifat bekerja keras. Mari kita selesaikan apa yang kita mulai dengan hasil terbaik, berusaha sekuat tenaga kita.
Tekun
Pribadi seorang yang sukses disetiap bidangnya adalah seorang yang tekun. Tekun dapat disamakan dengan rajin dan sungguh-sungguh. Orang yang tekun ibarat air yang lembut dapat melubangi batu yang keras. Seperti itulah pribadi yang tekun. Jika kita memiliki hati teguh terhadap sesuatu, rajin, giat dan bersungguh-sungguh serta terus-menerus dalam bekerja keras maka kita tidak akan gentar menghadapi rintangan, kesulitan, kesusahan. Dengan memiliki sifat ini, maka kita akan semangat dalam segala hal. Seperti halnya orang jepang selalu semangat dalam segala hal. Orang Jepang selamat dan sukses dalam menghadapi kehancuran total akibat bom atom di Hiroshima dan Nagasaki pada tahun 1945.
Seseorang memiliki sifat tekun berarti dia akan melakukan pekerjaan dengan rajin. Rajin atau giat memiliki kesamaan tipe yaitu berusaha terus-menerus tanpa kenal lelah. Tanpa kenal lelah maksudnya adalah walau ada halangan atau rintangan sekalipun usaha tetap dilakukan sesuai dengan target. Contoh seorang penulis berkomitmen menulis 2 halaman dalam sehari, maka setiap hari dia akan menulis 2 halaman walaupun dia dalam kondisi sakit. Terdapat masalah atau tidak, pekerjaan tetap berlangsung, berusaha sekuat tenaga.
Ulet
Pribadi berikutnya yang mendukung kesuksesan disetiap tujuan kita adalah ulet. Ulet memiliki arti kuat, tidak mudah putus asa dalam mencapai cita-cita atau keinginan.Ulet juga memiliki maksud tahan uji dalam menyelesaikan sesuatu. Orang akan mempunyai semangat menyelesaikan segala sesuatu dengan sungguh-sungguh, berusaha dengan giat, dan memanfaat segala potensi.
Ulet memiliki peran yang sangat besar terhadap keberlangsungan dan tercapainya cita-cita. Seseorang mencapai tujuan dengan menggunakan deadline, maka orang yang memiliki sifat ulet maka akan berusaha dengan segenap potensi diri menggapai target deadline tersebut. Jika hal ini dimiliki, bukan tidak mustahil setiap cita-cita dan keinginan dalam hidup dapat terpenuhi semua. Semoga segala tujuan dan cita-cita kita diberi kekuatan dan kemudahan dalam menggapainya.
Teliti
Teliti merupakan sifat kehati-hatian, seksama, dan cermat dalam melakukan sesuatu. Selain melakukan sesuatu, sifat teliti perlu kita terapkan pada berita yang diterima. Kita harus selalu menyaring berita apapun yang kita dengar atau kita dapat. Pada saat kita menyelesaikan tugas, kita memeriksanya dengan seksama mulai dari persiapan, pengerjaan, sampai selesai harus dilakukan secara seksama dan cermat. Hal ini sama halnya dengan evaluasi. Evaluasi dilakukan pada setiap tahapan pengerjaan.
Untuk membiasakan kita memperoleh sifat teliti kita perlu melakukan beberapa hal. Salah satunya adalah mempersiapkan segala sesuatu sebelum memulai. Rencanakan dengan rapi dan teratur sebelum melakukan sesuatu. Kita usahakan jangan mudah terpengaruh apapun yang dapat mengganggu. Dalam bekerja atau menanggapi segala sesuatu kita sebaiknya melakukan check dan recheck. Kita harus membiasakan suka dengan ketertiban. Dan yang terakhir dan tergolong penting adalah percayalah pada diri sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar