Banyak orang mempunyai mimpi dan berusaha mengejarnya. Pada perjalannya, mereka banyak yang patah semangat, tidak sedikit yang berhasil. Kita dalam hidup harus memiliki mimpi untuk dikejar. Pada saat kita mempunyai yang jelas dan terukur lantas kita berusaha dan bersemangat dalam mencapainya. Agar perjalanan semakin kuat kita menjalaninya haruslah terdapat motivasi kuat dan peran Tuhan didalamnya. Dengan mengerti peran dan fungsi doa kepada Tuhan, kita dapat menggapai apapun tujuan hidup kita.
Ketika segala daya dan upaya dilakukan untuk menggapai cita-cita sudah maksimal. Dengan usaha maksimal tersebut terdapat dua kondisi yang mengikuti. Kondisi pertama adalah kita berhasil meraih yang kita cita-citakan. Kondisi kedua adalah gagal atau tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Jika kondisi tersebut muncul kepermukaan, maka terdapat dua tindakan yang harus kita lakukan. Yang pertama kita mengevaluasi segala upaya tadi. Dan yang terakhir adalah menutup dengan banyak beramal untuk sesam disertai doa.
Yang terjadi ketika kita berdoa dengan penuh harap-harap cemas kepada Tuhan. Tuhan menyuruh kita meminta melalui doa. Tuhan menyuruh berdoa dengan khidmad bukan tanpa alasan. Alasan dibalik doa adalah ketika manusia berdoa dengan penuh khidmad maka, otak kita memberikan sugesti pada alam bahwa yang memuluskan rencana dan usaha kita adalah Tuhan pencipta alam. Pencipta berarti alam merespon dengan terhadap penciptanya. Jika yang mengatur adalah penciptanya, alam tidak akan berkutik. Yang kedua adalah kita semakin kehilangan beban karena kegagalan atau kemunduran kita. Hal ini akan dapat memicu ide-ide kreatif untuk memperbaiki kesalahan kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar