Data
sudah menjadi bagian dari hidup manusia. Data atau yang biasa kita
sebut dengan fakta berada disekitar kita. Kita sebagai manusia
setidaknya memiliki data atau fakta nama, berat badan, ciri-ciri dan
sebagainya. Ketika kita melakukan transaksi belanja maka yang terjadi
adalah mencatat benda yang kita beli serta uang pembayarannya. Banyak
contoh lain data selalu berada disekitar kita. Hal ini membuktikan
bahwa memang data adalah bagian dari kehidupan manusia.
Dari
data maka manusia mengolahnya menjadi sebuah informasi. Kegunaan
informasi beragam, mulai dari hanya sekedar tahu sampai digunakan
untuk membantu dalam pengambilan keputusan. Data tanggal kita lahir
menjadi sebuah informasi umur. Data huruf kita merangkainya menjadi
sebuah kata atau kalimat, itu adalah sebuah contoh data diolah
menjadi informasi. Ketika pembeli melakukan pembelian disebuah toko
maka data yang didapat berupa barang yang dibeli, harga barang, untuk
diolah menjadi total harga dan barang yang dibeli kemudian pembeli
membyarnya dan menghasilkan sebuah informasi nota penjualan. Hasil
dari data penjualan ini dapat diolah lagi menjadi laporan keuangan
sampai laporan laba rugi untuk pemiliki toko atau managernya.
Pada
era teknologi ini, data dan informasi sangat dibutuhkan. Sebagai
contoh, pihak bank mengeluarkan diskon dan bonus secara
besar-besaran. Pihak bank mengeluarkan program semacam itu pasti
memiliki alasan. Salah satu alasanya adalah untuk meningkatkan
pelanggan. Darimana pihak bank dapat mengetahui harus menjalankan
program semacam itu?. Jawabannya adalah tentu dari data dan informasi
pelanggan, sistem merekam segala perilaku pelanggan atau nasabahnya.
Misalnya saja terdapat pelanggan atau nasabah yang memiliki kesukaan
berbelanja, maka pihak bank memberikan program diskon atau voucher
belanja. Begitu juga pada pihak toko atau jenis supermarket lain,
melakukan hal yang sama terhadap barang, pelayanan, dan data lainnya.
Dalam kehidupan pribadi juga begitu, seorang ibu rumah tangga dengan
memiliki anak kecil tentunya sudah paham betul perilaku anak dalam
bermain maupun membeli sesuatu. Pada awal bulan seorang ibu sudah
menyisihkan dan membuat program untuk anaknya disesuaikan dengan
rekam jejak perilaku anaknya. Pada dasarnya yang kita lakukan
sehari-hari selalu membutuhkan data dan informasi untuk memenuhi
keperluan hidup.
Seperti
pada kenyataannya, bahwa data dan informasi selalu dibutuhkan untuk
membantu pengambilan keputusan. Oleh karena itu, Orang atau
organisasi membutuhkan pengambilan dan pemrosesan data secara
langsung dan cepat. Secara langsung berarti data dapat diterima oleh
sistem atau orang sesaat setelah kejadian atau transaksi berlangsung
bahkan langsung berarti pergerakan data dapat dipantau. Seorang
pemilik toko dapat mengetahui secara langsung yang dikerjakan
karyawannya. Apalagi sekarang banyak terdapat kantor maupun toko
cabang atau bahkan orang tua dapat memantau kegiatan anaknya. Dengan
kondisi seperti itu, seorang pemiliki toko dapat menilai secara
langsung kinerja karyawan, toko atau kantor cabang dapat dinilai
keaktifan transaksinya, orang tua dapat mengetahui kondisi anaknya
dimana dan bagaimana.
Dengan
kenyataan pentingnya data dan informasi secara langsung, maka
diperlukan suatu sistem yang dapat menjembatani banyak pihak.
Aplikasi klien server adalah bentuk nyata dari pemenuhan
kebutuhan itu. Banyak dilingkungan sekitar kita menggunakan konsep
klien server. Seperti contohnya, pada saat kita membayar
tagihan listrik, air maupun jenis tagihan lain melalui sistem klien
server. Pada dasarnya konsep klien server memiliki dua
sisi. Server adalah sisi yang satu dan klien sisi lainnya.
Kedua ini saling tergabung dan membutuhkan.
Dengan
melihat tingkat kebutuhan aplikasi klien server maka terbuka
peluang kita untuk membuat aplikasi berbasis klien server.
Kita harus jeli melihat kebutuhan pasar. Banyak aplikasi saat ini
menggunakan klien server yang dapat kita kembangkan. Antara
lain, apabila kita membutuhkan informasi mengenai pekerjaan, kita
dapat mengaksesnya melalui server Maka kita dapat membuat aplikasi
semacam itu. Orang membutuhkan jasa jual beli, maka hadirlah aplikasi
jual beli online untuk menjembatani pihak penjual dan pembeli. Dalam
hal ini konsep klien server adalah seperti pekerjaan makelar
yaitu menyalurkan. Tetapi server kali ini tidak hanya menyalurkan
tetapi juga memiliki kemampuan memproses.
Saatnya
kita membuat sesuatu yang berharga bagi masyarakat dengan
memperhatikan kebutuhan masyarakat. Banyak sekali masyarakat yang
masih membutuhkan aplikasi dengan konsep klien server. Sebuah
perusahaan dengan banyak cabang harus mengetahui data yang terjadi
pada cabang tersebut. Seorang manusia yang memiliki anggota dapat
saling berbagi dan saling membantu melalui aplikasi klien server.
Mari kita memikirkan aplikasi apa yang dapat kita bangun untuk
mereka?.
Untuk
membuat aplikasi klien server sederhana sekali. Pertama yang
terpenting kita mengerti alur kerja klien server itu seperti
apa. Untuk kemudian kita dapat melanjutkan ke bahasa pemrograman yang
kita kuasai. Kedua kita perlu mengetahui alur yang dibutuhkan antara
klien dan server. Setelah mengetahui kebutuhan dan fitur yang
ada pada klien ataupun server, maka selanjutnya kita
memikirkan tentang tools yang kita gunakan.
Apa
Pengertian Klien Server?
Setelah
mengetahui pemaparan latar belakang munculnya aplikasi klien
server maka dapat diartikan aplikasi klien server
melibatkan pembagian suatu aplikasi kedalam beberapa tugas dengan
platform yang berbeda secara efisien. Sejak awal sudah dijelaskan
bahwa terdapat dua bagian yaitu bagian klien dan bagian
server. Pemrosesn data dapat dilakukan pada sisi klien atau
dipisah antara klien dan server. Dan server terhubung dengan
klien pada suatu jaringan tertentu.
Definisi
klien server adalah sebuah sistem memiliki klien dan
server terhubung satu sama lain untuk melakukan proses data dalam
sebuah jaringan. Dengan definisi tersebut, maka konsep klien
server memiliki bagian klien dan server pada sebuah
jaringan. Klien meminta layanan pada sebuah sistem server,
sedangkan server melayani permintaan data klien. Atau bahkan
dapat digunakan sebaliknya, server meminta laporan atau update data
dari sisi klien.
Pada
akhir artikel ini kita akan membicarakan mengenai perbedaan klien
dengan server. Dikatakan klien apabila dibuat dengan
menggunakan bahasa pemrograman yang mendukung koneksi ke server.
klien berarti aplikasi yang dilayani oleh server. Aplikasi
yang berjalan memiliki sistem operasi yang sama dengan server
walaupun berbeda juga diperbolehkan. Memproses hasil atau presentasi
dilakukan pada aplikasi klien(user).
Server
memiliki peran melayani klien. Aplikasi pada server menerima
permintaan data dari aplikasi klien dan mengirimkan hasilny
kembali kepada klien. Selain itu, dikatakan server apabila
dapat menyimpankan database, dapat diakses oleh banyak pemakai. Juga
memiliki ciri dapat diakses oleh banyak pemakai dalam waktu bersamaan
dan dapat menjadi dari pengubahan data oleh lebih dari satu user pada
baris yang sama. Ciri lain adalah aplikasi server mendukung bahasa
transaksional. Sebagai contoh server adalah Oracle 9.0i, Microsoft
SQl Server 2000, MySQL, Interbase Server 5.0, PostgreSQL 7.2. dan
lainnya.
Daftar
Pustaka
Pemrograman
Client-Server, STMIK Bumigora Mataram. 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar